Teori lingkaran ekonomi

Teori lingkaran ekonomi atau biasa disebut circle of economy. merupakan teori yang menjelaskan hubungan sosio-ekonomi dalam sebuah masyarakat dan negara.Teori ini diperkenalkan oleh H.S Yang sebagai bagian dari pemahaman ekonomi modern atau biasa disebut modern economics yang meliputi batas-batas kegiatan ekonomi dunia modern yaitu setelah 1990 an.

Teori lingkaran ekonomi bersumber dari pemahaman mengenai knowledge economics yang populer pada tahun 1997, kemudian diturunkan menjadi bagian dari socio-historical ekonomi. Dalam teori ini dianalisa aspek-aspek yang memengaruhi individu dalam memilih dan menjalankan kegiatan ekonominya masing-masing.

Teori ini menjelaskan bahwa aktivitas ekonomi individu baik sebagai pekerja, profesional, ataupun pengusaha baik besar maupun kecil dipengaruhi oleh lingkungannya ataupun keluarganya yang membentuk suatu lingkaran “circle” yg berputar-putar dan sifatnya menurun. Sebagai contoh jika seseorang dilahirkan di keluarga pengusaha atau biasa disebut historical family unit maka ia akan condong bekerja sebagai pengusaha dan sebaliknya pekerja juga demikian. Untuk seseorang keluar atau berpindah dari lingkaran atau ‘circle’ ini, maka ada hal-hal khusus yang harus dipenuhi , atara lain keberanian atau kenekatan, keberuntungan, keterpaksaan ekonomi, faktor-faktor eksternal seperti bencana alam, perang, dan sebagainya yang dapat mengubah orientasi cara seseorang menjalankan aktivitas ekonominya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: