Asal Usul Kata Maros

Terdapat beberapa versi mengenai penamaan atau asal usul kata Maros ini. Versi pertama menyebutkan bahwa kata Maros berasal dari kata Makassar, “Marusu”, yang diambil dari kata A’maru atau Appa’ Maru yang berarti ‘dimadu’ atau ‘memadu’ beberapa isteri. Penamaan demikian berdasarkan suaru cerita di masa lampau seorang puteri Marusu dimadu oleh seorang raja dari negeri lain. Cerita lain menyebutkan bahwa memang Raja Marusu yang gemar memperbanyak isteri dan memang dulu pasa masa kerajaan, jangankan raja, bangsawan dibawahnya pun sudah lazim beristeri lebih dari satu.

Kantor Bupati Maros

Dalam lontaraq bilang Raja Gowa dan Tallo, disebutkan bahwa Karaeng Tallo I Mangngayoang Berang Karaeng Pasi Tunipasuru’ memadu puteri Karaeng Loe ri Marusu, Karaeng Marusu III yang bernama I Pasilemba, yang melahirkan I Mappataka’tana Daeng Padulung (Karaeng Tallo IV), I Yenang Daeng Palengu, Karaeng Barampatola (Isteri I Tajibarani Daeng Manrompa Tunibatta Raja Gowa XI), I Daeng Maddaeng, Karaengari Sinjai, I Daeng ri Tidung, Karaenga ri Bontokappo, Karaenga ri Mangarabombang, Karaenga ri Ujung Tanah. Dalam riwayat yang lain, disebutkan bahwa Karaeng Marusu IX, La Mamma Daeng Marewa Matinroe ri Samangki mempunyai isteri sebanyak 41 orang. Pada decade selanjutnya Karaeng Marusu memadu beberapa isterinya meskipun terkadang tidak sederajat dengannya.

Selain versi diatas, ada pula yang menyebutkan bahwa kata “Marusu” berasal dari Makassar, “Rusung”, atau Bugis, “Marusung” yang artinya suatu keadaan yang sederhana, baik individu maupun sebagai sebuah kelompok masyarakat. Jika kata tersebut disebut berulang, “A’rusung-rusung” atau “Marusung – rusung” maka kata itu menunjukkan seseroang yang mempunyai keahlian atau kelebihan dalam membawakan diri, baik menyangkut kepentingan pribadi maupun kepentingan masyarakat serta tidak mengenal kata mundur sebelum mencapai tujuannya. Tentu penamaan ini menunjukkan hubungan sikap kepemimpinan masa lampau yang telah diletakkan dalam dasar pemerintahan Karaeng Marusu’..

Versi lain tentang penamaan Maros adalah berasal dari kata “Ma’roso”, yaitu nama seorang pemilik kedai di tengah daerah Marusu. Konon kedai ini banyak disinggahi kafilah dari dan ke Bone – Gowa dan jika mereka membuat suatu perjanjian untuk bertemu, disebut di “Maroso” sehingga lama kelamaan nama Ma’roso populer dan menjadi nama suatu daerah yang selanjutnya berubah menjadi Maros.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: